hajikalsel.kemenag.go.id



  LIHAT VERSI CETAK

Diunggah hari Kamis tanggal 04-12-2025 17:40:26 WITA

Seleksi PPIH 1447 H Dimulai, Kemenhaj Dorong Pelayanan Haji Berstandar Tinggi



Banjarbaru (KemenhajKalsel)-Pembukaan kegiatan seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tahap I Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 1447 H/2026 M resmi dimulai pada Kamis (04/12/2025) di Aula Jabal Rahmah Embarkasi Haji Banjarmasin. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada dhuyufurrahman atau tamu-tamu Allah asal Indonesia pada musim haji mendatang. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. H. Eddy Khairani, hadir sekaligus membacakan sambutan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya proses seleksi petugas haji sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

“Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. Karena itu, kami terus berupaya memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar penyelenggaraan haji berjalan tertib, aman, nyaman, dan berstandar tinggi,” ucapnya. 

Dr. Eddy menekankan bahwa petugas haji bukan sekadar pendamping jemaah, melainkan representasi negara serta ujung tombak pelayanan di Tanah Suci. Petugas harus memiliki kompetensi, ketangguhan, integritas, serta kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang telah menerapkan mekanisme seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini dinilai objektif, transparan, dan akuntabel sehingga mampu menjaring petugas terbaik dan paling siap mengemban amanah besar tersebut. 

Kepada para peserta seleksi, Dr. Eddy menyampaikan tiga pesan penting Menteri Haji dan Umrah yaitu menjadikan seleksi sebagai ikhtiar terbaik, bukan sekadar kompetisi. Menanamkan niat tulus bahwa tugas petugas haji adalah bentuk khidmah atau pelayanan mulia. Mempersiapkan diri secara teknis maupun mental, karena tugas ini menuntut kesabaran, kepekaan, dan empati tinggi. 

Ia menegaskan komitmen Kementerian Haji dan Umrah untuk terus memberikan dukungan, fasilitas, dan koordinasi demi peningkatan layanan jemaah haji Indonesia dari tahun ke tahun. “Harapan kami, melalui seleksi dan pembinaan yang berkualitas, para petugas mampu memberikan pelayanan terbaik, menghadirkan pengalaman ibadah yang aman dan khusyuk, serta mengangkat martabat Indonesia di mata dunia,” katanya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Maulana Achmadi, S.Sos., M.A.P. Kehadirannya bertujuan memastikan bahwa proses rekrutmen PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan seleksi ini menjadi momentum penting dalam mempersiapkan petugas haji yang profesional dan berintegritas untuk menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. (Rep.DayatKalsel)



Berita Populer








Berita Terkait




Telah Dibaca 14 kali,
Bagikan Halaman Ini